Disrupsi
"The concept of disruption is about competitive response;it is not a theory of growth. It's adjacent to growth. But it's not about growth." -Clayton M.Christensen-
Sesekali dalam hidup ini kita akan menjadi saksi perubahan. Dari hal - hal kecil yang mengubah kebiasaan sampai revolusi besar yang diam - diam mematikan suatu peradaban. Seperti kata Stephen Elop (nokia),"Kami tidak melakukan kesalahan apa pun; tiba - tiba kami kalah dan punah." Suatu revolusi kini mengadang jutaan pembangun merek dan pemilik reputasi yang dulu tak tergoyahkan seperti nokia yang digantikan dengan android dan apple, blue bird yang harus menghadapi gempuran mobil - mobil yang tak terlihat bermerek taksi, tak berpelat nomor kuning, dan tak tampak beroperasi sebagai taksi. Tahu - tahu revolusi ini sudah besar dan mengoreksi kesejahteraan kita. Perusahaan - perusahaan lain menghadapi lawan - lawan yang langsung door to door. Kepala - kepala daerah yang cerdas telah menjelajahi gelombang ketiga internet melalui smart city, biochips, dan internet of things. Kehebatan pun berpindah. Secepat angin bertiup, yang tak hanya membunuh, tapi membuat kita terenyak. Suatu peradaban baru yang menuntut manusia mengubah pola pikirnya, a disruptive mindset. Yang tak hanya harus sedia setiap saat, realtime, on demand dan terbuka. Suatu peradaban yang dibentuk oleh hukum Moore, yang mengubah kecepatan menjadi eksponensial, yang berhadapan dengan pribadi - pribadi yang masih berpikir secara linear. Penulis : Prof. Rhenald Kasali ; Edt: yusuf ff

Komentar
Posting Komentar